Showing posts with label PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label PENDIDIKAN. Show all posts

Sunday, 19 May 2013

Pendidikan merupakan aspek penting bagi perkembangan sumber daya manusia, sebab pendidikan merupakan wahana atau salah satu instrumen yang digunakan bukan saja untuk membebaskan manusia dari keterbelakangan, melainkan juga dari kebodohan dan kemiskinan. Di era globalisasi dewasa ini, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Kualitas sumber daya manusia bergantung pada mutu pendidikan. Salah satu komponen penting dari sistem pendidikan tersebut adalah kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara; khususnya oleh guru dan kepala sekolah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimanakah pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang dan Apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang.

Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji mengenai implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang adalah metode kualitatif. Untuk memperoleh data digunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi KTSP dalam meningkatkan mutu pendidkan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Malang diimplementasikan dalam proses pembelajaran yakni: a) Persiapan pelaksanaan pembelajaran, b) Pelaksanaan Pembelajaran, c) Evaluasi hasil belajar. Sedangkan faktor pendukung implementasi KTSP meliputi Sarana prasarana pembelajaran di Madrasah Aliyah Muhammadiyah I Malang secara kuantitas maupun kualitas sudah cukup memadai. Adanya program-program sekolah dalam rangka implementasi KTSP antara lain : sosialisasi mengenai konsep-konsep dasar KTSP, Pembentukan kepanitiaan KTSP, Adanya tim pengembang dan penyusun KTSP, Setiap satu bulan sekali dilakukan evaluasi yang dikemas dalam briefeng atau rapat dinas sekolah.

Adanya sistem penilaian kinerja terhadap guru dan siswa dengan menerapkan reward (penghargaan) serta punishment (hukuman). Sedangkan faktor penghambat dalam implementasi KTSP di Madrasah Aliyah Muhammadiyah I Malangantara lain : Lemahnya kemampuan guru dalam melakukan penilaian secara mandiri atau berkelanjutan, terbatasnya (dana, waktu, serta tenaga) dalam penggunaan metode pembelajaran dan kurangnya kesiapan siswa untuk belajar mandiri.

DOWNLOAD & VIEW : Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah Malang

Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah Malang

Pendidikan merupakan aspek penting bagi perkembangan sumber daya manusia, sebab pendidikan merupakan wahana atau salah satu instrumen yang digunakan bukan saja untuk membebaskan manusia dari keterbelakangan, melainkan juga dari kebodohan dan kemiskinan. Di era globalisasi dewasa ini, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Kualitas sumber daya manusia bergantung pada mutu pendidikan. Salah satu komponen penting dari sistem pendidikan tersebut adalah kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara; khususnya oleh guru dan kepala sekolah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimanakah pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang dan Apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang.

Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji mengenai implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah I Malang adalah metode kualitatif. Untuk memperoleh data digunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi KTSP dalam meningkatkan mutu pendidkan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Malang diimplementasikan dalam proses pembelajaran yakni: a) Persiapan pelaksanaan pembelajaran, b) Pelaksanaan Pembelajaran, c) Evaluasi hasil belajar. Sedangkan faktor pendukung implementasi KTSP meliputi Sarana prasarana pembelajaran di Madrasah Aliyah Muhammadiyah I Malang secara kuantitas maupun kualitas sudah cukup memadai. Adanya program-program sekolah dalam rangka implementasi KTSP antara lain : sosialisasi mengenai konsep-konsep dasar KTSP, Pembentukan kepanitiaan KTSP, Adanya tim pengembang dan penyusun KTSP, Setiap satu bulan sekali dilakukan evaluasi yang dikemas dalam briefeng atau rapat dinas sekolah.

Adanya sistem penilaian kinerja terhadap guru dan siswa dengan menerapkan reward (penghargaan) serta punishment (hukuman). Sedangkan faktor penghambat dalam implementasi KTSP di Madrasah Aliyah Muhammadiyah I Malangantara lain : Lemahnya kemampuan guru dalam melakukan penilaian secara mandiri atau berkelanjutan, terbatasnya (dana, waktu, serta tenaga) dalam penggunaan metode pembelajaran dan kurangnya kesiapan siswa untuk belajar mandiri.

DOWNLOAD & VIEW : Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Muhamadiyah Malang

Wednesday, 10 April 2013

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Manusia diberi kemampuan lebih dibanding makhluk lain. Kemampuan dan kesempurnaan yang diberikan Tuhan kepada manusia tidak akan dapat berkembang secara optimal tanpa adanya suatu kerja keras. Potensi yang ada pada diri perlu digali dan dikembangkan menjadi sebuah prestasi yang membanggakan. Pemahaman potensi diri adalah hal yang sangat penting, karena merupakan titik tolak pertama dalam menuju pencapaian cita-cita.

Khusus di SMP N 1 Dawe Kudus, berdasarkan hasil wawancara dengan guru BK diperoleh informasi bahwa sampai saat ini belum pernah diadakan satu kegiatan khusus dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang potensi diri. Berpijak dari hal ini layanan informasi bidang bimbingan pribadi amat penting diberikan kepada siswa untuk memberikan serangkaian data dan fakta tentang potensi diri untuk meningkatkan pemahaman potensi diri. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh Layanan Informasi Bidang Bimbingan Pribadi Terhadap Pemahaman Potensi Diri Siswa Kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus Tahun Pelajaran 2010/2011.

Penelitain ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan bentuk one group pretest-posttest design. Variabel dalam penelitian ini adalah layanan informasi bidang bimbingan pribadi sebagai variabel independen dan pemahaman potensi diri sebagai variabel dependen .Sedangkan subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 23 siswa dari 111 siswa yang memiliki pemahaman potensi diri dalam kriteria sedang. Metode dan alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dengan bentuk skala psikologi. Tehnik analisis data menggunakan uji t.

Bimbingan pribadi menunjukkan adanya peningkatan, terbukti jumlah skor yang diperoleh siswa sebelum layanan 1519 dengan rata-rata skor 66,043 meningkat menjadi 1623 dengan rata-rata skor 70,565 setelah diberikan layanan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis skor skala pemahaman potensi diri, pemahaman potensi diri 23 siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus sebelum mendapatkan layanan informasi bidang bimbingan pribadi berada dalam kriteria sedang dan sesudah mendapatkan layanan informasi bidang bimbingan pribadi pemahaman potensi diri 23 siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus mengalami perubahan. 9 siswa meningkat dan masuk dalam kriteria tinggi, 10 siswa tetap dan masih dalam kriteria sedang, dan 4 lainnya menurun dan masuk dalam kriteria rendah. Hipotesis penelitian yang menyatakan layanan informasi bidang bimbingan pribadi berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman potensi diri siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus tidak teruji kebenarannya. Hal ini ditunjukkan dari hasil thitung = 2,004 lebih kecil dari ttabel pada signifikansi 5% yaitu 2,075.
DOWNLOAD : Pengaruh layanan informasi bidang bimbingan pribadi terhadap pemahaman potensi diri siswa kelas VIII SMPN

Pengaruh layanan informasi bidang bimbingan pribadi terhadap pemahaman potensi diri siswa kelas VIII SMPN 1 Dawe Kudus

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Manusia diberi kemampuan lebih dibanding makhluk lain. Kemampuan dan kesempurnaan yang diberikan Tuhan kepada manusia tidak akan dapat berkembang secara optimal tanpa adanya suatu kerja keras. Potensi yang ada pada diri perlu digali dan dikembangkan menjadi sebuah prestasi yang membanggakan. Pemahaman potensi diri adalah hal yang sangat penting, karena merupakan titik tolak pertama dalam menuju pencapaian cita-cita.

Khusus di SMP N 1 Dawe Kudus, berdasarkan hasil wawancara dengan guru BK diperoleh informasi bahwa sampai saat ini belum pernah diadakan satu kegiatan khusus dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang potensi diri. Berpijak dari hal ini layanan informasi bidang bimbingan pribadi amat penting diberikan kepada siswa untuk memberikan serangkaian data dan fakta tentang potensi diri untuk meningkatkan pemahaman potensi diri. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh Layanan Informasi Bidang Bimbingan Pribadi Terhadap Pemahaman Potensi Diri Siswa Kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus Tahun Pelajaran 2010/2011.

Penelitain ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan bentuk one group pretest-posttest design. Variabel dalam penelitian ini adalah layanan informasi bidang bimbingan pribadi sebagai variabel independen dan pemahaman potensi diri sebagai variabel dependen .Sedangkan subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 23 siswa dari 111 siswa yang memiliki pemahaman potensi diri dalam kriteria sedang. Metode dan alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dengan bentuk skala psikologi. Tehnik analisis data menggunakan uji t.

Bimbingan pribadi menunjukkan adanya peningkatan, terbukti jumlah skor yang diperoleh siswa sebelum layanan 1519 dengan rata-rata skor 66,043 meningkat menjadi 1623 dengan rata-rata skor 70,565 setelah diberikan layanan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis skor skala pemahaman potensi diri, pemahaman potensi diri 23 siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus sebelum mendapatkan layanan informasi bidang bimbingan pribadi berada dalam kriteria sedang dan sesudah mendapatkan layanan informasi bidang bimbingan pribadi pemahaman potensi diri 23 siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus mengalami perubahan. 9 siswa meningkat dan masuk dalam kriteria tinggi, 10 siswa tetap dan masih dalam kriteria sedang, dan 4 lainnya menurun dan masuk dalam kriteria rendah. Hipotesis penelitian yang menyatakan layanan informasi bidang bimbingan pribadi berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman potensi diri siswa kelas VIII SMP N 1 Dawe Kudus tidak teruji kebenarannya. Hal ini ditunjukkan dari hasil thitung = 2,004 lebih kecil dari ttabel pada signifikansi 5% yaitu 2,075.
DOWNLOAD : Pengaruh layanan informasi bidang bimbingan pribadi terhadap pemahaman potensi diri siswa kelas VIII SMPN